Showing posts with label Jenis Kucing. Show all posts
Showing posts with label Jenis Kucing. Show all posts

Friday, December 6, 2013

Kucing Ras Asli Indonesia

Indonesia juga mempunyai satu ras kucing asli. Kucing ini berkembang biak disebuah pulau kecil bernama Raas, yang terletak disebelah timur pulau Madura.
Kucing Raas mempunyai bentuk tubuh yang menyerupai macan tutul. Saat ini telah diketahui dua warna yang sering terdapat pada kucing Raas, yaitu: buso dan kecubung.

Buso adalah bahasa setempat untuk warna abu-abu, seperti yang terdapat pada ras Rusian Blue atau British Shorthair, sedangkan kecubung adalah istilah yang diberikan bagi kucing yang berwarna cokelat.
Diperlukan pengembangbiakan kucing yang ketat dan terencana untuk menghilangkan atau meminimalkan cacat genetik sekaligus menstabilkan sifat-sifat genetik yang merupakan ciri khas. Adat-istiadat dan kepercayaan setempat mendukung kemurnian kucing ras kucing ini. Kucing ini ternyata komoditi penting bagi pejabat maupun pemuka di daerah, karena mempunyai arti dan nilai khusus.


Perkembang biakannya hanya terjadi di pulau Raas dan sangat dilindungi oleh penduduk setempat. Hanya kucing jantan yang sudah dikebiri yang diizinkan untuk dibawa keluar pulau. Kelahuran anak kucing berwarna abu-abu selalu dinantian untuk diberikan sebagai hadiah kepada orang orang tertentu ataupun penyayang kucing karena memang sangat diminati.

Dengan adanya perlakuan khusus dari penduduk setempat dalam hal penyebarannya keluar pulau Raas, kemungkinan besar tidak akan terjadi perkembangbiakan atau persilangan dengan kucing lain di tempat yang baru. Tetapi perkembangbiakan yang terjadi di pulau Raas itu sendiri belum dapat dipastikan, karena diduga terjadi secara alami, tanpa adanya pengawasan kusus dalam pembiakannya.

Sunday, January 16, 2011

Asal Mula Manusia Memelihara Kucing

Jika dibandingkan dengan jenis hewan peliharaan yang lain, kucing melalui jangka waktu yang cukup panjang untuk bisa dijinakkan, pada saat manusia masih hidup berpindah-pindah (nomaden), kucing pun masih hidup liar. Setelah manusia hidup menetap, barulah kucing masuk ke dalam komunitas manusia.
Mesir adalah sebuah kerajaan besar di Afrika Utara, di mana makanan pokok penduduknya adalah hasil bumi dan roti. Semua kebutuhan pokok tersebut disimpan didalam gudang-gudang penyimpanan. Tetapi didalam gudang-gudang tersebut tidak aman, karena tikus-tikus suka mencuri dan merusak persediaan makanan. Di tempat tersebut juga tinggal kucing-kucing liar, yang suka menangkap tikus-tikus perusak tersebut. Bangsa mesir pun merasa beruntung dengan kehadiran kucing kucing-kucing liar itu dan mencoba menjinakkannya, dengan cara memberi makanan pada mereka. Akhirnya lambat laun, kucing pun berhasil dijinakkan oleh bangsa mesir dan menjadi pembasmi hama dan penyakit tikus yang efisien pada saat itu. Hama dan penyakit tikus pada saat itu menjadi kekhawatiran bagi bangsa mesir. Oleh sebab itulah, merka merasa kagum dengan kepandaian kucing menangkap tikus, dan mengangkat kucing sebagai dewa pelindung mereka, yang bernama Dewi Bastet.
Berita tentang kepandaian kucing menagkap tikus pun tersebar sampai ke Yunani dan Romawi. Meskipun mesir memiliki undang-undang, yang tidak memperbolehkan siapapun “mengekspor” kucing keluar dari mesir, tetapi kucing mesir tetap sampai ke kedua kerajaan besar tersebut. Kucing segera menjadi hewan yang popular. Orang-orang tersebut ingin memelihara kucing, untuk menghalau serangan hama tikus. Mereka merasa kagum, karena kucing memiliki kepandaian menangkap tikus yang tidak dimiliki oleh hewan jenis lain. Kucing adalah hewan bertubuh kecil, yang memiliki perpaduan kesabaran, kehangatan, kelincahan dan keuletan yang seimbang. 

Saturday, January 15, 2011

Kucing Persia

Sejarah
Kucing Persia sudah sudah ada sejak ratusan tahun lamanya. Asal-usul Kucing Persia, seperti namanya, memang berasal dari Persia (dulu kerajaan Persia mencakup  daerah Iran dan Afganistan). Pada abad ke 18, banyak pelaut eropa membawa Kucing Persia  masuk ke daratan Eropa, seperti ke Perancis, Italia, Inggris dan Lain-lain. Kucing Persia sangat disukai kalangan bangsawan Eropa, diantaranya adalah Vectoria, Ratu Inggris. Di Eropa pernah mengadakan pameran Kucing Persia. Meski saat ini Kucing Persia sudah dibiakkan dengan bermacam warna, tetapi Kucing Persia masih menduduki peringkat tertinggi, dan memiliki banyak penggemar. Jelaslah bahwa Kucing Persia mempunyai daya tarik yang sangat kuat.
Kucing Persia berasal dari persilangan antara kucing berbulu hitam dengan kucing berbulu putih dan panjang, dan melalui banyak persilangan, para pembiak kucing memperbaiki penampilannya, dengan menghilangkan warna garis-garis putih. Setelah menyilangkan antara Kucing Blue Persia dengan dengan kucing Persia berbulu putih tulang, bisa mendapatkan warna biru yang menarik dan Kucing Persia warna putih tulang. Karena Kucing Persia bentuk tubuhnya yang sesuai dengan standar pameran, maka banyak pembiak yang menggunakannya untuk memperbaiki warna bulu yang lain dari Kucing Persia.

Karakteristik
Wajah kucing Kucing Persia yang diinginkan harus bulat dan mempunyai moncong pesek, lucu seperti anjing Trah Pekingese, tetapi dengan ekpresi wajah lebih manis. Sekujur tubuh ditumbuhi bulu panjang berwarna biru, yang menunjukkan kemuliaan.
Bagian kepala: Kepala Kucing Persia  besar, bulat, gemuk.
Mata: mata Kucing Persia  besar dan bulat, berwarna orange terang (dari Amerika), atau orange tua yang tidak ada sedikit hijau atau merah hati (dari Inggris).
  • Telinga: letak telinga Kucing Persia agak kebawah, daun telinga kecil, yang paling bagus ujung telinga Kucing Persia bulat dan jarak antara telinga agak lebar.
  • Hidung: tulang hidung Kucing Persia cekung, C.F.A. Inggris tidak mengakui Kucing Persia dengan bentuk hidung yang terlalu pendek, dan menganggapnya cacat, tetapi C.F.A. Amerika mengakui bentuk hidung Kucing Persia seperti ini.
  • Tubuh: postur tubuh Kucing Persia pendek dan gemuk, tulang besar dan kuat, kaki depan dan belakang tingginya sama, kaki berdiri lurus, bagian pundak Kucing Persia dan pantat tingginya sama.
  • Jari kaki: jari Kucing Persia berbentuk bulat, besar dan kuat. Cakar besar. Jarak antara jari sangat dekat, kaki depan memiliki 5 jari, kaki belakang 4 jari.
  • Tipe bulu: tebal seperti kapas dan panjang, lembut, licin lagi halus seperti sutera. Bulu yang tumbuh disekitar leher Kucing Persia lebih tebal.

Kualitas bulu Kucing Persia ada dua macam yaitu:
  1. Bulu Keras : Bulu keras dan bercahaya, mudah disisir
  2. Bulu Lemas : Bulu Kucing Persia yang lemas, mudah kusut seperti benang sutera. Kalau perawatannya tidak tepat, bisa mudah kusut.

Kucing Anggora

Sejarah
Kucing Anggora sudah ada dan dikenal sejak abad ke-16, terutama jenis Kucing Anggora yang memiliki bulu panjang. Kucing Anggora berbulu panjang ini mempunyai sejarah yang paling tua. Melihat namanya, kucing ini memang berasal dari turki, dan nama angora diambil dari nama ibukota Turki, Angora (Ankara). Menurut hikayat bangsa Turki, asal-usul Kucing Anggora diturunkan oleh seorang dewa , bernama Kai Mol, yang menjelma menjadi seekor kucing berbulu putih dan bertelinga tuli.
Tren kucing Anggora dimulai sejak abad ke-17, sejak Pietro Delle, seorang berkebangsaan Italia, membawa seekor Kucing Anggora ke dalam istana raja Italia. Sejak saat itu, memelihara Kucing Anggora menjadi hewan popular di daratan Eropa. Kepopuleran Kucing Anggora mencapai puncaknya pada saat Louis XV, raja Perancis, yang dikenal sebagai pecinta kucing, memelihara beberapa Kucing Anggora di dalam istananya yang megah, Versailles. Kucing Anggora bertahan sampai abad ke-19, karena pada saat ini muncul jenis kucing baru, yang bernama kucing Persian, yang sama-sama berbulu panjang dan putih. Sejak munculnya kucing Persian tersebut, populeritas Kucing Anggora langsung melorot, dan perlahan-lahan mulai dilupakan orang. Setelah perang dunia II, para peternak kucing dari eropa dan Amerika, membawa kucing Anggora dari Turki untuk diternakkan, sehingga keberadaan kucing ini tidak sampai punah. Pada tahun 1970, kucing Kucing Anggora pertama kali dimunculkan di ajang American CFA. Tahun 1973, jenis kucingTurkish Anggora baru mendapat pengakuan dari CFA.

Karakteristik Utama kucingTurkish Anggora
Kepala Kucing Anggora membentuk huruf V, telinganya besar dan lancip, lehernya panjang dan halus, matanya berbentuk lonjong, berbadan kecil dan panjang. Ototnya tebal, Kucing Anggora memiliki ukuran bahu dan pantat sama lebarnya, tapi pantat Kucing Anggora agak kurus dan panjang, kaki belakang Kucing Anggora lebih panjang dari kaki depan. Ekor kucing Kucing Anggora panjang dan kecil, bulu ekornya seperti bulu burung, pada jari kaki tengah Kucing Anggora ada bulu panjang.
Umumnya Kucing Anggora warna bulunya putih, ungu muda, dan coklat tua. Bulu di badan Kucing Anggora panjangnya sedang, sedangkan di bagian leher lebih panjang. Dibagian perut dan ekor, bulunya lebih tebal dan panjang. Bulu telinga Kucing Anggora halusnya seperti sutera, sedangkan bulu yang berada di bagian bawah butuh Kucing Anggora lebih sedikit dan licin. Kucing Anggora tidak memiliki dua lapisan bulu, seperti halnya kucing Persian. Pada kucing Persian, di bawah bulu panjangnya, terdapat satu lapisan bulu yang halus, seperti beludru, oleh sebab itu, bulu Kucing Anggora lebih mudah disisir dan dirapikan, daripada kucing Persian. Bulu Kucing Anggora cukup disisir seminggu sekali, tetapi pada saat kucing sedang berganti bulu, perlu disisir tiap hari.

Ciri Khas dan Sifat Turkish Anggora
Kucing Anggora lincah, suka bergerak, ramah terhadap jenis kucing lain dan bisa bermain bersama, bahkan dia bisa rukun dengan anjing. Gerakan Kucing Anggora sangat cepat, menyukai kegiatan manusia, mempunyai sifat pemburu dan.  suka diajak berburu, dan suka bermain air, juga harus mempunyai banyak waktu senggang untuk bergerak. Kucing Anggora jika dibandingkan kucing Persian, lebih suka bersuara ribut, tetapi suaranya halus dan lemah lembut. Kucing Anggora bisa dilatih, karena mempunyai sifat yang penurut. Suka minta perhatian dari majikan dan manja. Saat ini, jumlah Kucing Anggora mulai meningkat, dan memiliki popularitas yang sama dengan saingan terdekatnya, kucing Persian.

Thursday, December 30, 2010

Kucing Russian Blue

Jenis kucing Russian Blue adalah jenis kucing alami, bukan berasal dari hasil persilangan dengan kucing jenis lain. Dari namanya banyak orang menduga kalau kucing ini berasal dari Rusia, padahal asal usul kucing ini masih simpang siur. Russian Blue juga dikenal karena karena banyak memiliki nama alias, kucing ini juga disebut Kucing Archangel.

Karakteristik
Kucing Russian Blue memiliki ukuran tubuh medium, berbulu pendek, dan struktur tulang yang bagus. Bulu berwarna kebiruan dengan nuansa silver pada setiap ujung bulu, sehingga memberi kesan bersinar. Bulunya tebal dan memberi kesan mewah. Mata berwarna hijau. Selain itu, kedua sudut bibir Kucing  Russian Blue sedikit mengarah ke atas, sehingga dia tampak ramah dan menunjukkan ekspresi senyum yang manis.

Perawatan kesehatan
Kucing Russian Blue adalah jenis kucing yang jarang terkena penyakit, jika mereka dirawat dan dilatih secara benar dan penuh kasih saying. Kucing ini juga tidak memiliki kelainan genetic.
Yang harus anda perhatikan adalah kucing Russian Blue sangat suka makan, dan oleh sebab itu mereka mudah sekali kegemukan. Anda harus memberi takaran makanan yang seimbang, ber gizi dan tetap, terutama pada Kucing Russian Blue dewasa.
Perawatan tubuh Kucing Russian Blue tidak begitu sulit dan hanya membutuhkan sedikit perhatian. Paling tidak anda harus menggunting cakarnya seminggu atau dua minggu sekali.
Meskipun Kucing Russian Blue sangat suka disisir dan dibelai, namun mereka biasanya menyisir bulu mereka sendiri. Oleh karena itu mereka tidak begitu perlu untuk disisir atau disikat.

Suara
Kucing Russian Blue adalah jenis kucing pendiam. Mereka sering terlihat berjalan di sekeliling rumah tanpa bersuara, atau duduk berjam-jam memandang keluar jendela tanpa mengeluarkan suara.
Sebenarnya, kucing Russian Blue sangat lembut dan tidak bisa terdengar dari jarak lebih dari 1-2 kaki (1 kaki = 30,5 cm). jika mereka bersuara bunyinya seperti “mah” atau churp”.

Monday, December 20, 2010

Exotic Shorthair Cat

Asal mula Exotic Shorthair Cat adalah pada tahun 1960. Pada waktu itu, banyak pembiak kucing yang berlomba ingin “menciptakan” jenis kucing yang mempunyai ciri khas Persian Cat yang memiliki bulu pendek. Para pembiak memilih American Shorthair Cat dan  Persian Cat  untuk disilangkan, tetapi hasilnya kurag memuaskan, karena meskipun menghasilkan kucing berbulu pendek, tetapi badannya tidak sehat, dan ada beberapa yang lahir dengan membawa cirri sebagai orang menjuluki kucing ini dengan nama “kucing aneh”, malahan ada larangan untuk membiakkan kucing jenis baru ini.setelah waktu yang panjang, jerih payah tak mengenal lelah dan diulag beberapa kali,dengan tetap menggunakan Persian Cat dan American Shorthair, pembiak akhirnya menghasilkan jenis kucing yang baru, yang diberi nama dengan Exotic Shorthair Cat, yang diidamkan selama ini, berbadan sehat dan mempunyai kemiripan dengan Persian Cat.

Karakteristik Exotic Shorthair Cat
Exotic Shorthair Cat, selain masih keturunan Persian Cat, juga memiliki ciri khas bentuk badan yang bulat, raut wajah yang anggun dan eksotis, serta berbulu pendek. Di luar negeri, selain dijuluki “Garfield, juga banyak orang member mereka nama “Treddy Bear” atau “Persian Cat yang memakai baju tidur”.
Exotic Shorthair Cat memiliki bulu yang tebal dan tegak, halus dan bersinar. Pada saat dipegang rasanya empuk, dan jika dibelai rasanya seperti kain beledru. Meskipun Exotic Shorthair Cat adalah jenis kucing berbulu pendek, tetapi jika dibanding dengan kucing berbulu pendek lainnya, bulunya masih lebih panjang sedikit.

Sifat-sifat Exotic Shorthair Cat
Exotic Shorthair Cat mempunyai perpaduan sifat antara Persian Cat dan American Shorthair Cat. Sifatnya yang penurut, cara berjalan yang anggun, ramah, suka didekat orang dan lincah. Selain itu Exotic Shorthair Cat juga memiliki tatapan mata yang sayu, seperti tatapan mata Garfield, sehingga tampak seperti seekor kucing yang malas.

Saturday, December 18, 2010

Kucing Abyssinian

Kucing Abyssinian, yang juga dijuluki kucing kelinci (bunny cat), tercatat memiliki sejarah paling tua, diantara jenis-jenis kucing yang ada didunia. Sejarah mencatat keberadaan kucing Abyssinian sekitar 4.000 tahun yang lalu. Pada masa itu orang-orang menganggapnya sebagai hewan sakti,, karena merupakan kucing sakti milik seorang raja mesir kuno. Hal tersebut tercatat pada sebuah lukisan yang terdapat ditembok makam di mesir. Selain itu karena wajah kucing Abyssinian mirip wajah dewi kucing bangsa mesir kuno, “Bastet”. Nama Abyssinian sendiri adalah nama kuno dari negera Ethiopia.

Karakteristik
Seluruh tubuh kucing Abyssinian tertutup bulu yang indah dan anggun, memiliki gerakan yang lues. Sekilas, penampilannya mirip dengan kucing Siamese, tetapi kucing Abyssinian memiliki tubuh yang padat dan wajah yang bulat, daun telinga yang besar dan lebar, dan mata seperti almond dan juga gerakannya yang lemah gemulai. Selain itu bulu kucing Abyssinian memiliki ciri khas yaitu memiliki paduan warna antara gelap dan terang. Pada saat bulu digoyang menimbulkan nuansa warna yang memiliki perbedaan antara gelap dan terang. Meskipun kucing Abyssinian memiliki bulu pendek, tetapi terasa tebal, halus dan lembut bila diraba, dan pada dahinya terdapat marking bulu seperti huruf ‘M’.

Sifat
Kucing Abyssinian memiliki sifat pendiam, tidak suka mengeong, dan baru mengeluarkan suara, bila bertemu dengan orang yang tidak dikenal, terhadap pemiliknya sangat pengertian, dan terkadang juga mengeong manja pada majikannya untuk minta diperhatikan. Selain itu kucing Abyssinian juga memiliki sifat penurut, lucu, tidak suka merusak, suka menerima orang.
Penyakit yang sering menyerang kucing Abyssinian diantaranya adalah sakit pada gusi, dengan gejala mulut berbau, lalu terjadi infeksi pada gusi dan membuat giginya rontok. Jika hal ini terjadi, anda harus segera membawanya ke dokter atau klinik hewan.

Kucing Maine Coon

Kucing berbulu panjang ini berasal dari Amerika Utara, tepatnya di Pantai Timur sekitar wilayah Maine. Ukuran tubuhnya besar, hampir sama seperti kucing liar. Seekor kucing Maine Coon jantan bisa mencapai bobot 8 kg. kucing ini punya kebiasaan makan aneh. Asal mula kucing Maine Coon adalah hasil persilangan antara kucing liar dengan Raccoon (jenis musang  liar Amerika Utara, yang memiliki ciri bulu ekor tebal dan belang-belang. Maine Coon pertama kali diperkenalkan pada khalayak penggemar kucing, pada saat pameran kucing yang diadakan di New York dan Boston pada tahun 1861.

Karakteristik Maine Coon
Jika dibandingkan dengan ukuran kepala dan badannya, akan kelihatan tidak seimbang, karena kepalanya tampak lebih kecil dibanding ukuran tubuhnya yang besar. Bagian wajahnya tampak membentuk huruf V, karena tulang kepala lebar, tulang pipinya menonjol tinggi, dan tulang hidungnya membentuk segi empat.
Kucing Maine Coon dewasa memiliki leher dengan kulit yang menggelambir. Matanya besar, dengan ujung mata naik keatas. Warna mata Maine Coon ada yang hijau, biru atau kuning keemasan. Telinganya besar dan lancip, pada ujung telinga terdapat bulu yang lebih banyak.pada kaki  juga terdapat bulu yang lebih tebal. Tubuh tinggi besar, berbulu panjang dan tebal.

Sifat dan pemeliharaan Maine Coon
Kucing Maine Coon berwatak lembut, memiliki kecerdasan tinggi, suka berada didekat tuannya. Kucing ini sangat cocok sebagai hewan kesayangan di rumah. Yang membedakannya dengan kucing berbulu panjang lain adalah dia tidak suka dikurung di dalam kurungan yang kecil dan sempit karena kucing Maine Coon sangat lincah dan suka bergerak.
Selain memiliki sifat yang setia kucing Maine Coon juga memiliki kepandaian menangkap tikus yang luar biasa. Kalau boleh dibilang, kucing Maine Coon merupakan kucing yang paling pandai. Terkadang dia bisa mempergunakan kaki depannya untuk mengambil makanan atau batang kayu, atau pada saat bermain sendiri dan menghibur diri.
Seekor kucing Maine Coon dapat melahirkan 2-3 ekor anaknya. Perkembangan tubuh kucing Maine Coon lebih lambat dibandingkan jenis kucing lain. Kucing jenis ini akan terus bertumbuh sampai umur 3-4 tahun. Bulu kucing Maine Coon mudah diatur dan sebaiknya disisir secara teratur setiap minggu sekali.
 
Copyright 2010 Info Dunia. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates l Home Recordings l Studio Rekaman