Showing posts with label Cendet. Show all posts
Showing posts with label Cendet. Show all posts

Thursday, December 26, 2013

Cara Merawat Anakan Burung Cendet


Cara Merawat Anakan Burung Cendet, Pentet, Toet. Banyak trik merawat cendet trotolan yang bisa dilakukan secara menyenangkan. Misalnya, memberi makan di luar sangkar, melatih burung agar mau melompat ke tangan kita, melatih agresivitas cendet dengan memberinya pakan hidup di luar sangkar, dan sebagainya.
Melalui pelatihan dan perawatan seperti itu, cendet ketika dewasa nanti akan memiliki mental / keberanian yang bagus. Selain itu, cendet bisa dilatih untuk berkicau di luar sangkar atau melatihnya berkicau di atas tangan kita, tanpa rasa khawatir burung akan lepas atau kabur.

Selain itu, merawat cendet sejak trotolan memungkinkan Anda untuk memasternya sejak dini. Sebab, burung yang masih trotolan lebih cepat merekam suara apapun yang sering didengarnya ke dalam memorinya.
Agar hasilnya lebih efektif, pemasteran cendet trotolan sebaiknya dilakukan di dalam ruangan. Dalam hal ini, cendet trotolan dimasukkan dalam ruangan bersama burung-burung master lainnya memang. Pemasteran di dalam ruangan akan menimbulkan suara yang jelas, karena adanya pantulan gelombang suara, sehingga cendet pun bisa lebih mudah merekam suara-suara burung master.

Jarak antara cendet trotolan dan burung master sebaiknya sekitar 1,5 – 2 meter. Jarak ini cukupan, dalam arti tidak terlalu jauh yang membuat suara kurang terdengar jelas, namun juga tidak terlalu dekat yang membuat suara masteran terdengar begitu keras dan malah membuat cendet tidak fokus.
Burung master yang bisa digunakan untuk memaster cendet trotolan antara lain cucak jenggot, love bird, cililin, burung gereja tarung, branjangan, ciblek, kenari, dan jalak suren. Suara lain non-burung juga bisa Anda gunakan, misalnya belalang. Yang perlu diperhatikan, burung master yang digunakan mestinya sudah dalam kondisi gacor

Dalam perawatannya, jangan takut burung bakal menjadi manja alias miyik. Sebab cendet trotolan, terutama yang berjenis kelamin jantan, jarang sekali memiliki karakter seperti itu. Kalaupun mereka telanjur memiliki sifat miyik, maka setelah berganti bulu / berusia dewasa, sifat tersebut akan hilang dengan sendirinya.
ada beberapa faktor yang bisa membuat cender manja, yaitu :
  1. Burung yang kekurangan protein.
  2. Burung muda / trotolan yang dipertemukan dengan burung sejenis.
  3. Faktor lain seperti emosi atau hal-hal lain yang berkaitan dengan perawatan.
Karena itu, jika Anda memiliki cendet yang masih berusia muda / trotolan, sebaiknya jangan mempertemukan mereka dengan burung sejenis.
Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Burung Cendet Atau Pentet Birahi

Cara Mengatasi Burung Cendet Atau Pentet Birahi, memang kalau burung satu ini sedang birahi akan menurunkan performanya untuk berkicau, sebenarnya masalah ini tidak ahanya pada burung cendet/pentet saja tetapi juga di alami burung lainya sperti kacer, pleci, murai batu dan burung-burung lainya bila sedang birahi akan menurunkan performa untuk bertarung.

Dan inilah Cara Mengatasi Burung Cendet Atau Pentet yang sedang Birahi :
  1. Kurangi porsi extra fodingnya ( Jangkrik,kroto,ulat dll)
  2. Mandi rutin klo biasa pagi ditambah sorenya
  3. Jangan keseringan dicampur/berdekatan dengan sejenis untuk pentet,klo berdekatan selalu beri sekat triplek,jangan kelihatan muka.
  4. Pentet kuat jemur jadi bisa dijemur sampai jam 10-11 setelah itu baru masuk krodong.
Nah itulah beberapa cara menurunkan birahi pada burung cendet semoga bermanfaat buat anda para kicaumania.

Cara Memandikan Cendet

Cara Memandikan Cendet, sering kita jumpai orang-orang yang lagi seneng-senengnya dengan burung cendet atau orang baru pertama kali memelihara burung ini bingung bagaimana caranya memandikan burung cendet dengan baik dan benar sehingga si burung bisa merasa nyaman.

Semprot cendet dengan cara halus terlebih dahulu. Cobalah cari posisi penyemprotan yang sekiranya cendet merasa nyaman, bisa dari samping atau bisa juga dari atas. Tetapi cendet kebanyakan paling suka disemprot dari posisi atas. Ketika cendet merasa nyaman, barulah kemudian sepreyer kita atur perbesar, tetapi tidak menyebabkan rasa sakit pada cendet. Jarak penyemprotan kurang lebih 1 meter dari cendet anda. Mandikan cendet sampai basah kuyup, agar bulu cendet pada saat penjemuran bisa rapih dan rapet.
 
Copyright 2010 Info Dunia. All rights reserved.
Themes by Ex Templates Blogger Templates l Home Recordings l Studio Rekaman